Sastra Bandingan
Membandingkan dua
puisi:
Danau
Sipin Karya Thomas Prasetya (Mahasiswa Universitas Jambi)
Danau
sipin karya Meysa Sintia (Mahasiswa Universitas Jambi)
Di
analisis oleh:
Nama
: Anju Arwani
Kelas
: 2/B Reguler
Pendidikan
Bahasa Sastra Indonesia dan Daerah
PENDAHULUAN
Menurut Basnett (1993:1),sastra
bandingan adalah studi teks lintas budaya,berciri antar disiplin dan berkaitan
dengan pola hubungan dalam kesusastraan lintas ruang dan waktu.sesuai dengan
pendapat basnett ini,kajian sastra bandingan setidak-tidaknya harus ada dua
objek sastra yang di bandingkan.kedua objek karya sastra itu adalah karya
sastra dengan latar belakang budaya yang berbeda. Perbedaan latar belakang
budaya itu dengan sendirinya juga berbeda dalam ruang dan waktu.
Sastra
bandingan merupakan disiplin baru dalam kesusastraan melayu,baik di
Indonesia,Malaysia,maupun berunai Darussalam. Hutomo menyatakan bahwa istilah
sastra bandingan merupakan terjemahan dari bahasa inggris,comparative
literature,atau dari bahasa prancis,la literature compare.
Kajian
bandingan merupakan kajian antara dua karya sastra yang di batasi oleh beberapa
ketentuan seperti Negara,bangsa dan bahasa. Salah satu titik terpenting dalam
kajian sastra bandingan adalah pengaruh. Menurut Saman kajian pengaruh dalam
kesusastraan bandingan melakukan kerja membandingkan bahasa bacaan antara yang
sedang dihadapi dengan segala bacaan yang telah silam.
Semua
sastra memiliki persamaan dan perbedaan-perbedaan. Adapun persamaan dan
perbedaan-perbedaan itu memunculkan studi untuk membandingkan dan mencari
sebab-sebab timbulnya persamaan dan perbedaan. Di Prancis sastra bandingan di
pelopori oleh Fernand Baldensperger,Jean marir carre,paul Van Tieghem,dan
Marius-Francois Guyard.
Sastra bandingan kemudian menjadi dua
aliran, yaitu aliran perancis dan aliran Amerika. Aliran Prancis di sebut
aliran lama,sedangkan aliran Amerika dinamakan aliran baru.
Aliran Prancis menekankan perbandingan
karya sastra dari Negara yang berbeda,sedangkan aliran Amerika disamping membandingkan
dua karya sastra yang berbeda,juga membandingkan karya sastra dengan bidang
ilmu dan seni tertentu.
PEMBAHASAN
Begitupula dengan dua
puisi lokal ini,yang di karang oleh dua dua mahasiswa sastra,yaitu Thomas
Prasetya dan Miranti Julia Ulandari,yang tidak hanya memiliki jiwa penyair,juga
memiliki pandangan yang sama tentang kota asalnya yaitu kota jambi,terlihat
jelas pandangan imajinasi dalam puisi yang dikarangnya yang judulnya sama-sama Danau Sipin,salah satu danau yang
terletak di kota jambi. Kemiripan judul puisi ini tidak hanya dari judulnya
saja,bahkan isinya menggambarkan hal yang sama sesuai kenyataan yang ada,namun
di balik kesamaan itu memiliki pandangan berbeda terhadap objek Danau sipin
tersebut,ketidaksamaan nya dilihat dari majas yang di gunakan,pilihan
kata,imajinasi yang ada sedikit perbedaan,dan irama yang di hasilkan. Puisi
Thomas Prasetya melukiskan sebuah keindahan yang di anugrahkan oleh tuhan
kepada umatnya sebuah danau sipin yang banyak memberikan manfaat dari segala
sumber yang dihasilkannya,mulai dari ikan-ikan yang banyak,yang bisa di tangkar
di sana,yang tentunya membantu perekonomian warga yang tinggal di sekitar
danau,tidak hanya itu,danau sipin menganugehkan sebuah keindahan yang sangat
mempesona,pada sore hari kita dapat melihat matahari terbenam,hal tersebut
menyuguhkan keindahan bagi orang-orang yang melihat. Dalam puisi Miranti Julia
Ulandari juga melukiskan sebuah keindahan Danau Sipin,namun dengan cara yang
berbeda,keindahan yang tergambar adalah keindahan alam yang masih asri di
sekitar danau,kenyamanan pada saat bersantai ria di sekitar danau,di selingi
dengan memancing. Dalam puisi ini juga menggambarkan begitu besar manfaat dari
danau sipin,puisi menggambarkan menangkap ikan di sana sangat lah muda,cukup
melempar kail pancing maka ikan akan segera memakan kail pancing, tidak hanya
itu,tenangnya air sungai memberikan manfaat bagi para warga disana,pada saat
berperahu warga tidak usah kuatir,karena air danau bersifat tenang,tidak ada
arus disana.
Dalam puisi Danau Sipin oleh Thomas Prasetya majas
yang di pakai terlihat sederhana,menggunakan majas personifikasi,terlihat pada
kutipan dalam kalimat terlahir dibumi
sang penyejuk,pemberi nafkah,sebuah harapan terlihat tangisan siliran matahari
di seberang,menggambarkan bahwasanya Danau sipin diibaratkan sebuah objek
hidup,sebagai pemberi nafkah,sebuah danau terlahir sebagai sang penyejuk,dan
juga ada kata-kata tangisan siliran
matahari di seberang. Kesederhanaan majas yang digunakan membuat puisi ini
terkesan kurang menantang namun indah di dengar,pengarang sangat pandai sekali
memberikan kata-kata sederhana namun indah di baca,dan juga memberikan makna
yang begitu sangat konfleks,mewakili kehidupan para nelayan yang hidup di
sekitar danau sipin dan orang-orang yang berkunjung di danau sipin.
Sedangkan puisi Danau
Sipin Oleh Miranti Julia Ulandari memiliki majas yang beragam,yang sangat
bervariasi,rata-rata setiap kata-kata mengandung makna tersendiri yang tidak
mudah untuk langsung dimengerti,hal tersebutlah yang membuat puisi Miranti
sangat memerlukan pemahahaman kosa-kata yang banyak agar mudah untuk mengerti
makna setia barisnya,dengan begitu pembaca dengan mudah memahami makna puisi
ini, Namun itu merupakan kelebihan yang dimiliki oleh pengarang,pengarang
sangat menghargai aturan dalam penulisan puisi yang salah satu yang harus
terkandung dalam puisi yaitu padat kata, puisi Miranti sangat padat kata maka
dari itu puisi ini sangat baik. Majas dalam puisi ini sangat mendukung sekali
dalam pencampaian maksud sari puisi ini,terlihat ada kata-kata ozon,aborsi,abracadabra,sepoi,permai melukiskan
sebuah keindahan dalam kata nya, Namun tetap tidak menyimpang jauh dengan objek
sebenarnya yang di gambarkan.
Imaji yang di gambarkan
dalam puisi Danau Sipin karya Thomas prasetya berimajinasikan sebuah manfaat
dari danau itu sendiri,kehidupan sosial masyarakat di sekitarnya terhadap danau
sipin,keindahan-keindahan danau sipin itu sendiri juga di gambarkan dalam puisi
Thomas ini,terlihat bahwa danau sipin memiliki berbagai macam manfaat bagi
warganya,mulai dari ikan yang mudah di dapat,kesejukan yang di hasilkan dari alam
sekitarnya,menepis sebuah kegersangan
bagi kota,tempat pelihara ikan dll. Adapun kehidupa sosial masyarakat tergambar
bahwa keberadaan sungai danau sipin tidak di jaga dengan baik pada
awalnya,namun kesadaran warga bahwa pentingnya melestarikan danau sipin
akhirnya danau sipin terjaga sampai sekarang oleh orang-orang yang sadar akan
pentingnya melestarikan danau sipin karena begitu banyaknya manfaat yang di
hasilkan, tidak hanya itu danau sipin dengan keindahannya membuat para
pengunjung ramai –ramai berkunjung,apalagi pada sore hari,menikmati danau yang
begitu tenang,membuat hati menjadi damai.
Sedangakan dalam puisi
Danau sipin karya Miranti Julia Ulandari berimajiasikan manfaat dari danau
sipin,seperti kata aborsi karbon,bentengi
ozon,acungkan saja jentikmu,Abracadabra!,ikan kan melayatinya.tergambar
sekali bahwa danau sipin memiliki kekayaan ikan yang melimpah,dan keindahan
alam yang masih asri belum terkontaminasi pada keadaan limbah yang sangat
berbahaya,seperi air tenangnya memberikan kesejukan bagi pengunjung pada sore
hari,di sana juga banyak para pemancing ,manfaat-manfaat tersebut mengamanatkan
bahwa danau sipin perlu di jaga dan di lestarikan.
Kalau kita berbicara
tentang rima yang di hasilkan dari bunyi kedua puisi ini memiliki begitu banyak
perbedaan,dalam rima puisi danau sipin karya Thomas prasetya begitu sederhana
dan sangat puitis,kepuitisan dari puisi Thomas membuat kesederhanaan nya
menjadi istimewa,pada saat di baca tampak keindahan rima nya terasa.
Sedangkan rima puisi
Danau sipin karya Miranti Julia Ulandari begitu sangat menantang tergambar
jelas begitu singkat namun padat makna,hal tersebut yang membuat puisi ini
sangat berirama hentak yang kuat.
Amanat yang ingin di sampaikan dalam puisi
Thomas Prasetya yaitu di dalam puisi nya menggambarkan seolah-olah danau sipin
itu hidup,dia terlahir kebumi,memberikan manfaat bagi warganya,menjaga dari
kegersangan kotanya,mengabadikan senyumannya bagi para warganya agar warganya
selalu menjaganya dan memeliharanya,danau sipin memberikan seoptimal mungkin untuk
warganya yang bisa bermanfaat untuk kelangsungan hidup warganya,namun
ketidakpuasan warganya membuat rusak danau sipin,maka dari itu marilah kita melestarikan
danau sipin karena danau sipin banyak memberikan manfaat bagi warga jambi baik
dari sektor pemanfaatan maupun keindahan.
Amanat yang di smapaikan dalam puisi Miranti
bahwasanya di balik keindahan danau sipin memberikan segudang manfaat,ikan yang
mudah di dapat dan tenangnya air membuat danau sipin menjadi tempat
pemeliharaan ikan,selain itu asrinya danau sipin memberikan ketenangan bagi
pengunjung danau sipin,maka dari itu apa salahnya kita menjaga agar danau sipin
tidak terkena limbah,tidak ada sampah yang menggenang di danau,membiarkan
pohon-pohon tetap tagak di sekitarannya,dan membuat danau sipin lebih di kenal
lagi sebagai objek pariwisata yang ada di kota jambi.
DANAU SIPIN
Thomas Prasetya
Terlahir
di bumi sang penyejuk
Pemberi
nafkah,sebuah harapan
Terlihat
tangisan siliran matahari di seberang
Tapi
kau tetap tersenyum
Diantara
lalu lalang makhluk tak pernah puas
DANAU
SIPIN
Menepis
semua kegersangan
Dikota
yang tak pernah sepi
Kau
abadikan sebuah senyuman
Memberi
makna
Kau
tempatkan semua keabadian
Untuk
para pengawal-pengawal
Yang
tak pernah lelah
Yang
menempatkan mu bak selendang dari kayangan
DANAU SIPIN
Miranti Julia Ulandari
Tenang
abrak di empangan
Aborsi
karbon,bentengi ozon
Acungkan
saja jentikmu
Abracadabra!
Ikan
kan melayatinya
Cocari
mencuak damai
Cukup
abahakan,bundar di jingga timur menepi
Tak
perlu bunian penarik Nyai
Dadu
keberuntungan,permai
Bila
telah sampai di penghujung
Kebatkan
talinya,nikmati aku
Dalam
siul sepoi angina,berlalu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar