Kamis, 25 Juni 2015

Sastra Bandingan



Sastra Bandingan
Membandingkan dua puisi:
Danau Sipin Karya Thomas Prasetya (Mahasiswa Universitas Jambi)
Danau sipin karya Meysa Sintia (Mahasiswa Universitas Jambi)
Di analisis oleh:
Nama : Anju Arwani
Kelas : 2/B Reguler
Pendidikan Bahasa Sastra Indonesia dan Daerah


PENDAHULUAN
Menurut Basnett (1993:1),sastra bandingan adalah studi teks lintas budaya,berciri antar disiplin dan berkaitan dengan pola hubungan dalam kesusastraan lintas ruang dan waktu.sesuai dengan pendapat basnett ini,kajian sastra bandingan setidak-tidaknya harus ada dua objek sastra yang di bandingkan.kedua objek karya sastra itu adalah karya sastra dengan latar belakang budaya yang berbeda. Perbedaan latar belakang budaya itu dengan sendirinya juga berbeda dalam ruang dan waktu.
      Sastra bandingan merupakan disiplin baru dalam kesusastraan melayu,baik di Indonesia,Malaysia,maupun berunai Darussalam. Hutomo menyatakan bahwa istilah sastra bandingan merupakan terjemahan dari bahasa inggris,comparative literature,atau dari bahasa prancis,la literature compare.
      Kajian bandingan merupakan kajian antara dua karya sastra yang di batasi oleh beberapa ketentuan seperti Negara,bangsa dan bahasa. Salah satu titik terpenting dalam kajian sastra bandingan adalah pengaruh. Menurut Saman kajian pengaruh dalam kesusastraan bandingan melakukan kerja membandingkan bahasa bacaan antara yang sedang dihadapi dengan segala bacaan yang telah silam.
      Semua sastra memiliki persamaan dan perbedaan-perbedaan. Adapun persamaan dan perbedaan-perbedaan itu memunculkan studi untuk membandingkan dan mencari sebab-sebab timbulnya persamaan dan perbedaan. Di Prancis sastra bandingan di pelopori oleh Fernand Baldensperger,Jean marir carre,paul Van Tieghem,dan Marius-Francois Guyard.
Sastra bandingan kemudian menjadi dua aliran, yaitu aliran perancis dan aliran Amerika. Aliran Prancis di sebut aliran lama,sedangkan aliran Amerika dinamakan aliran baru.
Aliran Prancis menekankan perbandingan karya sastra dari Negara yang berbeda,sedangkan aliran Amerika disamping membandingkan dua karya sastra yang berbeda,juga membandingkan karya sastra dengan bidang ilmu dan seni tertentu.
PEMBAHASAN
Begitupula dengan dua puisi lokal ini,yang di karang oleh dua dua mahasiswa sastra,yaitu Thomas Prasetya dan Miranti Julia Ulandari,yang tidak hanya memiliki jiwa penyair,juga memiliki pandangan yang sama tentang kota asalnya yaitu kota jambi,terlihat jelas pandangan imajinasi dalam puisi yang dikarangnya yang judulnya sama-sama Danau Sipin,salah satu danau yang terletak di kota jambi. Kemiripan judul puisi ini tidak hanya dari judulnya saja,bahkan isinya menggambarkan hal yang sama sesuai kenyataan yang ada,namun di balik kesamaan itu memiliki pandangan berbeda terhadap objek Danau sipin tersebut,ketidaksamaan nya dilihat dari majas yang di gunakan,pilihan kata,imajinasi yang ada sedikit perbedaan,dan irama yang di hasilkan. Puisi Thomas Prasetya melukiskan sebuah keindahan yang di anugrahkan oleh tuhan kepada umatnya sebuah danau sipin yang banyak memberikan manfaat dari segala sumber yang dihasilkannya,mulai dari ikan-ikan yang banyak,yang bisa di tangkar di sana,yang tentunya membantu perekonomian warga yang tinggal di sekitar danau,tidak hanya itu,danau sipin menganugehkan sebuah keindahan yang sangat mempesona,pada sore hari kita dapat melihat matahari terbenam,hal tersebut menyuguhkan keindahan bagi orang-orang yang melihat. Dalam puisi Miranti Julia Ulandari juga melukiskan sebuah keindahan Danau Sipin,namun dengan cara yang berbeda,keindahan yang tergambar adalah keindahan alam yang masih asri di sekitar danau,kenyamanan pada saat bersantai ria di sekitar danau,di selingi dengan memancing. Dalam puisi ini juga menggambarkan begitu besar manfaat dari danau sipin,puisi menggambarkan menangkap ikan di sana sangat lah muda,cukup melempar kail pancing maka ikan akan segera memakan kail pancing, tidak hanya itu,tenangnya air sungai memberikan manfaat bagi para warga disana,pada saat berperahu warga tidak usah kuatir,karena air danau bersifat tenang,tidak ada arus disana.
Dalam puisi Danau Sipin oleh Thomas Prasetya majas yang di pakai terlihat sederhana,menggunakan majas personifikasi,terlihat pada kutipan dalam kalimat terlahir dibumi sang penyejuk,pemberi nafkah,sebuah harapan terlihat tangisan siliran matahari di seberang,menggambarkan bahwasanya Danau sipin diibaratkan sebuah objek hidup,sebagai pemberi nafkah,sebuah danau terlahir sebagai sang penyejuk,dan juga ada kata-kata tangisan siliran matahari di seberang. Kesederhanaan majas yang digunakan membuat puisi ini terkesan kurang menantang namun indah di dengar,pengarang sangat pandai sekali memberikan kata-kata sederhana namun indah di baca,dan juga memberikan makna yang begitu sangat konfleks,mewakili kehidupan para nelayan yang hidup di sekitar danau sipin dan orang-orang yang berkunjung di danau sipin.
Sedangkan puisi Danau Sipin Oleh Miranti Julia Ulandari memiliki majas yang beragam,yang sangat bervariasi,rata-rata setiap kata-kata mengandung makna tersendiri yang tidak mudah untuk langsung dimengerti,hal tersebutlah yang membuat puisi Miranti sangat memerlukan pemahahaman kosa-kata yang banyak agar mudah untuk mengerti makna setia barisnya,dengan begitu pembaca dengan mudah memahami makna puisi ini, Namun itu merupakan kelebihan yang dimiliki oleh pengarang,pengarang sangat menghargai aturan dalam penulisan puisi yang salah satu yang harus terkandung dalam puisi yaitu padat kata, puisi Miranti sangat padat kata maka dari itu puisi ini sangat baik. Majas dalam puisi ini sangat mendukung sekali dalam pencampaian maksud sari puisi ini,terlihat ada kata-kata ozon,aborsi,abracadabra,sepoi,permai melukiskan sebuah keindahan dalam kata nya, Namun tetap tidak menyimpang jauh dengan objek sebenarnya yang di gambarkan.
Imaji yang di gambarkan dalam puisi Danau Sipin karya Thomas prasetya berimajinasikan sebuah manfaat dari danau itu sendiri,kehidupan sosial masyarakat di sekitarnya terhadap danau sipin,keindahan-keindahan danau sipin itu sendiri juga di gambarkan dalam puisi Thomas ini,terlihat bahwa danau sipin memiliki berbagai macam manfaat bagi warganya,mulai dari ikan yang mudah di dapat,kesejukan yang di hasilkan dari alam sekitarnya,menepis sebuah kegersangan bagi kota,tempat pelihara ikan dll. Adapun kehidupa sosial masyarakat tergambar bahwa keberadaan sungai danau sipin tidak di jaga dengan baik pada awalnya,namun kesadaran warga bahwa pentingnya melestarikan danau sipin akhirnya danau sipin terjaga sampai sekarang oleh orang-orang yang sadar akan pentingnya melestarikan danau sipin karena begitu banyaknya manfaat yang di hasilkan, tidak hanya itu danau sipin dengan keindahannya membuat para pengunjung ramai –ramai berkunjung,apalagi pada sore hari,menikmati danau yang begitu tenang,membuat hati menjadi damai.
Sedangakan dalam puisi Danau sipin karya Miranti Julia Ulandari berimajiasikan manfaat dari danau sipin,seperti kata aborsi karbon,bentengi ozon,acungkan saja jentikmu,Abracadabra!,ikan kan melayatinya.tergambar sekali bahwa danau sipin memiliki kekayaan ikan yang melimpah,dan keindahan alam yang masih asri belum terkontaminasi pada keadaan limbah yang sangat berbahaya,seperi air tenangnya memberikan kesejukan bagi pengunjung pada sore hari,di sana juga banyak para pemancing ,manfaat-manfaat tersebut mengamanatkan bahwa danau sipin perlu di jaga dan di lestarikan.
Kalau kita berbicara tentang rima yang di hasilkan dari bunyi kedua puisi ini memiliki begitu banyak perbedaan,dalam rima puisi danau sipin karya Thomas prasetya begitu sederhana dan sangat puitis,kepuitisan dari puisi Thomas membuat kesederhanaan nya menjadi istimewa,pada saat di baca tampak keindahan rima nya terasa.
Sedangkan rima puisi Danau sipin karya Miranti Julia Ulandari begitu sangat menantang tergambar jelas begitu singkat namun padat makna,hal tersebut yang membuat puisi ini sangat berirama hentak yang kuat.
 Amanat yang ingin di sampaikan dalam puisi Thomas Prasetya yaitu di dalam puisi nya menggambarkan seolah-olah danau sipin itu hidup,dia terlahir kebumi,memberikan manfaat bagi warganya,menjaga dari kegersangan kotanya,mengabadikan senyumannya bagi para warganya agar warganya selalu menjaganya dan memeliharanya,danau sipin memberikan seoptimal mungkin untuk warganya yang bisa bermanfaat untuk kelangsungan hidup warganya,namun ketidakpuasan warganya membuat rusak danau sipin,maka dari itu marilah kita melestarikan danau sipin karena danau sipin banyak memberikan manfaat bagi warga jambi baik dari sektor pemanfaatan maupun keindahan.
 Amanat yang di smapaikan dalam puisi Miranti bahwasanya di balik keindahan danau sipin memberikan segudang manfaat,ikan yang mudah di dapat dan tenangnya air membuat danau sipin menjadi tempat pemeliharaan ikan,selain itu asrinya danau sipin memberikan ketenangan bagi pengunjung danau sipin,maka dari itu apa salahnya kita menjaga agar danau sipin tidak terkena limbah,tidak ada sampah yang menggenang di danau,membiarkan pohon-pohon tetap tagak di sekitarannya,dan membuat danau sipin lebih di kenal lagi sebagai objek pariwisata yang ada di kota jambi.

DANAU SIPIN
Thomas Prasetya
Terlahir di bumi sang penyejuk
Pemberi nafkah,sebuah harapan
Terlihat tangisan siliran matahari di seberang
Tapi kau tetap tersenyum
Diantara lalu lalang makhluk tak pernah puas

DANAU SIPIN
Menepis semua kegersangan
Dikota yang tak pernah sepi
Kau abadikan sebuah senyuman
Memberi makna
Kau tempatkan semua keabadian

Untuk para pengawal-pengawal
Yang tak pernah lelah
Yang menempatkan mu bak selendang dari kayangan
DANAU SIPIN
Miranti Julia Ulandari

Tenang abrak di empangan
Aborsi karbon,bentengi ozon
Acungkan saja jentikmu
Abracadabra!

Ikan kan melayatinya
Cocari mencuak damai
Cukup abahakan,bundar di jingga timur menepi
Tak perlu bunian penarik Nyai
Dadu keberuntungan,permai
Bila telah sampai di penghujung
Kebatkan talinya,nikmati aku
Dalam siul sepoi angina,berlalu



Tidak ada komentar:

Posting Komentar