Senin, 03 November 2014

TUGAS LINGUISTIK UMUM



TUGAS LINGUISTIK UMUM
INA215
KEUNIKAN BAHASA/LOGAT DAERAH



DOSEN PENGAMPU : Drs. ARIPUDIN,M.Hum
NAMA : ANJU ARWANI
NIM : A1B114016 (B)
PRODI : PEND.BAHASA SASTRA INDONESIA DAN DAERAH
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS JAMBI
TAHUN 2014-2015

v Latar belakang
Sebagai tugas linguistik umum kali ini yang tugas nya membahas tentang keunikan bahasa/logat daerah masing-masing mahasiswa,dan nanti nya menjelaskan keunikan tersebut bertujuan mengembangkan wawasan mahasiswa tentang bahasa/logat daerah lain melalui pertukaran informasi mengenai keunikan daerah masing-masing.
Saya adalah orang asli jambi tepat nya di desa londerang kec.kumpeh kab.ma jambi,bahasa yang di gunakan asli bahasa jambi,tidak berbeda dengan bahasa jambi asli yang ada di seberang kota jambi,bahasa dan pengucapan nya sama,walaupun ada sedikit-sedikit perbedaan,itupun tidak banyak.
Bahasa asli jambi sebagaimana yang kita ketahui banyak menggunakan huruf  “o”,yang merupakan keunikan yang mendasar dari bahasa jambi,pengucapan dengan menggunakan huruf  “o” menggambarkan ciri kedaerahan bagi warga nya,apalagi di kumpeh,penggunaan huruf “o” sangat kental dan sangat mendarah daging dalam pengucapan sehari-hari,selain itu,yang membedakan logat jambi asli dengan kumpeh adalah bahwa kumpeh juga banyak menggunakan huruf  “e” di akhir kalimat.
Selain itu,penggunaan huruf “R” dalam pengucapan sangat berciri sekali,agak begitu kasar dan kampungan kalau di dengar,bahkan sedikit lucu.
Mengingat sebagian besar mahasiswa di prodi pendidikan bahasa sastra Indonesia dan daerah adalah orang jambi,maka keunikan-keunikan bahasa daerah jambi sangat menarik untuk di pelajari dan di bahas.






v Keunikan bahasa dan logat desa londerang kec. Kumpeh kab.muaro jambi
Perbedaan kata :


·        Piring menjadi pinggan
·        Sendok menjadi sudu
·        Celano menjadi seroal
·        Ingus menjadi semo
·        Tunggu menjadi tantek/tantik
·        Pintar/pandai menjadi padek/lihai
·        Bukan menjadi kenyok
·        Ayo menjadi payo
·        Hendak/mau menjadi ndak
·        Sini menjadi siko
·        Satu menjadi sekok/sikok
·        Aku menjadi awak
·        Sendiri menjadi dewean
·        Benci menjadi cene
·        Huma menjadi umo
·        Malas menjadi segan/sego
·        Berbicara menjadi becakap
·        Ini/ni menjadi iko/ko
·        Lama sekali menjadi lamo nyan
·        Tidak mau menjadi dendak
·        Tidak ada menjadi daketek/daketik
·        Bagaimana menjadi cemano
·        Nya menjadi e (jambi asli menjadi nyo)
·        Sudah menjadi la
·        Keras kepala menjadi bengak
·        Cepat/lekas menjadi klis/kles
·        Parah menjadi matan
·        Semua menjadi galo
·        Bercanda menjadi beguro
·        Coba menjadi tera
·        Semangat menjadi ringas
·        Juga menjadi gok
·        Dia menjadi diok
·        Sanggup menjadi tedayo
·        Lambat menjadi pogot




Banyak lagi kosakata yang di pakai di desa londerang,diatas merupakan sebagian dari kosakata nya,begitu unik dan sangat berciri,dan sangat menarik lagi jika kosakata itu di dengar dari ucapan orang asli desa londerang.


Selain itu,di desa londerang juga terdapat gelar/sebutan dalam keluarga,seperti hal nya gelar-gelar dalam keluarga di daerah lain,adapun gelar-gelar tersebut di jelaskan berikut.

v Panggilan-panggilan dalam keluarga :
1.     Ayah/bapak = bak
2.     Ibu = mak
3.     Anak
·        Laki-laki = kulup/jang
·        Perempuan = pek/supik
4.     Anak pertama = wak
5.     Anak ke dua = cik
6.     Anak ke tiga = nga
7.     Anak ke empat = uti/ute
8.     Anak ke lima = muk
9.     Anak ke enam  = busu
Apabila seorang ibu mempunyai anak lagi,maka bisa di gelar busu lagi atau udo.
10.                        Nenek = nyai
11.                         Kakek = datuk
12.                         Ibu/ayah nya nenek/datuk = buyut
13.                         Panggilan kakak perempuan = ayuk
14.                         Panggilan kakak laki-laki = abang
Sebutan buat keluarga yang tidak di sebutkan tetapi di gelarkan:
1.     Ponakan = anak buah
2.     Panggilan sesama mertua = besan
3.     Anak-anak = budak




v Perbedaan kalimat dalam pengucapan :
1.     Hey,…tunggu aku ya, ku mohon.
Heh, tantek awak e, bole gok.
2.     Jangan ambil buku ini,ini buku saya
Jangan mbek buku ko,ko buku awak
3.     Lama sekali kamu, cepatan sedikit…
Pogot nyan kau ko, kles…
4.     Hey,,,jujur lah pada saya,kamu kan yang mengambil uang itu
Woy, ngaku la ai,kau dak yang ngambek duet tu.
Itulah beberapa contoh kalimat dalam pengucapan masyarakat desa londerang.


v Kesimpulan
Daerah jambi memiliki berbagai macam logat pengucapan,salah satunya yang ada di desa londerang kec.kumpeh kab.ma jambi,berbagai bentuk keunikan pengucapan yang merupakan gabungan dari beberapa kosakata yang unik,selain itu,budaya dalam keluarga sangat kental dengan gelar-gelar yang menggambarkan kesopanan,dan menunjukkan status dalam keluarga.
 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar