TUGAS LOGIKA
PENALARAN DALAM PARAGRAF DEDUKTIF
DAN INDUKTIF
DOSEN PENGAMPU : Dr.KAMARUDIN,M.Pd
NAMA : ANJU ARWANI
NIM : A1B114016
KELAS : 1/B
PRODI : PEND.BAHASA SASTRA
INDONESIA DAN DAERAH
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU
PENDIDIKAN
UNIVERSITAS JAMBI
·
Penalaran deduktif
Contoh 1
Masyarakat Indonesia
konsumtif ,dikarenakan adanya perubahan arti sebuah kesuksesan ,dan kegiatan
imitasi ,dari media-media hiburan yang menampilkan gaya hidup konsumtif sebagai
prestasi sosial dan penanda status social.
Contoh 2
Setiap individu
bersifat unik. Artinya, ia memiliki perbedaan dengan yang lain. Perbedaan itu
bermacam-macam, mulaidari perbedaan fisik, pola berpikir, dan cara merespons
atau mempelajari hal yang baru. Dalam hal ini, misalnya dalam menyerap
pelajaran, ada individu yang cepat dan ada yang lambat.
·
Penalaran induktif
Contoh 1
Lelaki itu kekar
sekali,tangan nya berotot,kulit nya hitam,badan nya tinggi tegap bagai seorang
tentara,ia sering berlari di depan rumah ku,semua orang memandangnya dan
tersenyum kepada nya,bahkan banyak anak didik nya mengikutinya dari belakang,ia
adalah atlit lari internasional.
Contoh 2
Anak itu menjadi
murung,tidak lagi senyum seperti kemarin,susah di ajak berbicara,kadang-kadang
dia tidak mau makan,padahal ibu nya
sangat sayang dengan nya,perilaku anak itu berubah semenjak ayah nya meninggal
beberapa bulan yang lalu,sungguh sangat kasihan melihat nya.
Penalaran deduktif pribadi
Repot nya jadi
maru,,rasanya kesal sekali,tidak terfikir di benak bakalan botak,seharian waktu
hanya untuk mempersiapkan atribut yang super ribet,sampai-sampai lupa makan,dan
pada akhir nya pusing sendiri,belum lagi harus mengisi acara PKK dengan
menghafal lagu,tidak begitu sulit,tapi sulit pikiran.
Penalaran induktif pribadi
Aku telat,langsung di
hukum dengan beberapa bentuk hukuman,sampai menetes keringat pagi ku,emosi
meluap,tapi apa daya maru yang harus ikut perintah para senior,sungguh
melelahkan dan menjengkelkan,hukuman itu membuat aku tidak nyaman,sungguh
pengalaman PKK yang sangat menjengkelkan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar